Jenazah korban saat dibawa ke kediaman keluarganya di Desa Talang Aur Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir. (Sumber : sumeks.co)
OGAN ILIR, - Dikutip dari sumeks.co , Warga Perumahan Greenland Kelurahan Timbangan Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir, mendadak heboh, pada Rabu, 6 Mei 2026.
Pasalnya, sekitar pukul 13.30 WIB, warga dihebohkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki di sebuah bedeng kontrakan yang berada di Komplek Perumahan Greenland tersebut.
Mayat laki-laki tersebut diketahui bernama Juanda, 28 tahun, warga Desa Talang Aur Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir, yang kesehariannya merupakan pedagang.
Saat ditemukan pertama kali oleh tetangga bedeng kontrakan, korban sedang tergantung di dalam kontrakannya dengan menggunakan tali tambang warna orange.
Warga pun langsung menginformasikan temuan tersebut, ke pihak kepolisian Polsek Indralaya dan Polres Ogan Ilir. Polisi pun langsung ke lokasi penemuan.
Menurut Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir, AKP Mukhlis, awal mula penemuan mayat itu berawal dari warga yang mencium aroma tidak sedap, yang berasal dari kontrakan yang dihuni oleh korban.
"Warga lalu memberitahukan hal itu kepada pemilik kontrakan bernama Rait, yang tinggal tidak jauh dari kontrakan," tuturnya.
Lalu, pemilik kontrakan ditemani warga sekitar membuka pintu kontrakan dengan menggunakan kunci cadangan, dan mendapati korban dalam kondisi tergantung menggunakan tali tambang disamping pintu.
"Saat itu kondisi korban terikat di tali pada lobang angin atau ventilasi," sebutnya.
Setelah itu, pihak kepolisian mlakukan olah TKP dan Identifikasi oleh Unit Ident Sat Reskrim Polres Ogan Ilir, serta evakuasi mayat oleh personel Polsek Indralaya ke rumah duka keluarga di Desa Talang Aur Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir.
"Berdasarkan keterangan Istri korban yang bernama Mauridah, bahwa pada saat kejadian dirinya tidak ada di kontrakan, karena telah pergi meninggalkan korban sekitar lima harian lantaran pertengkaran masalah keluarga," jelasnya.
Atas kesepakatan pihak keluarga yang diwakili oleh ayah korban Elsarpawi, bahwa pihaknya tidak ingin dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Karena, telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak akan menuntut pihak manapun. oganilirterkini.co.id
Artikel ini telah tayang di sumeks.co dengan judul : Diduga Ada Masalah Keluarga, Seorang Pedagang di Ogan Ilir Nekat Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Tidak ada komentar:
Posting Komentar