Home

Jumat, 08 Juli 2022

Kebutuhan Hewan Kurban di Ogan Ilir Menurun 40 Persen

Kebutuhan hewan kurban di Ogan Ilir menurun akibat terdampak Covid-19 dan PMK. (Sumber : sumeks.co)

OGAN ILIR, - Kebutuhan sapi di Kabupaten Ogan Ilir pada Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriyah ini mengalami penurunan hingga 40 persen jika dibanding tahun lalu. Hal itu dikarenakan dampak perekonomian masyarakat Ogan Ilir yang belum sepenuhnya membaik lantaran Covid-19.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ogan Ilir, Abi Bakrin Siddik, melalui Kepala Bidang Peternakan dan Pusat Kesehatan Hewan, Tan Malaka menjelaskan, sebelum Covid-19 menyerang, kebutuhan hewan kurban sapi di Ogan Ilir mencapai 1.500 ekor.

"Namun, setelah Covid-19 ini hanya 900an. Ini bukan hanya dampak dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) saja, tapi juga karena daya beli masyarakat menurut akibat perekonomian yang terganggu oleh Covid-19," ungkap Tan Malaka di ruang kerjanya, Kamis (7/7/22).

Ditambahkan Tan, sebagian besar sapi yang tersedia di Ogan Ilir saat ini hanya sapi biasa. Sedangkan, sapi jenis limousin, simental, atau sapi-sapi luar tidak tersedia di Ogan Ilir. Hal itu dampak dari dilarangnya keluar masuk sapi dari daerah lain ke Ogan Ilir.

"Ya paling yang ada di Ogan Ilir saat ini hanya sapi-sapi biasa. Kalau yang dari luar kan kita larang untuk masuk," lanjut dia lagi.

Menurut Tan, sebagian besar warga Ogan Ilir tahun ini mengalihkan hewan kurbannya ke kambing dibanding sapi yang memiliki risiko PMK lebih tinggi. Sebelum Covid-19, kebutuhan kambing bisa mencapai 2.000 ekor, namun setelah Covid-19 hanya 1.500 ekor selama Idul Adha. oganilirterkini.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar