Home

Minggu, 25 Februari 2024

Stok Beras di Minimarket di Indralaya OI Kosong Sudah 2 Minggu

Stok beras di sejumlah minimarket di Ogan Ilir kosong sejak dua minggu terakhir diduga karena pembeli panic buying. Pantauan di sejumlah minimarket di Indralaya stok beras habis, Jumat (23/2/2024). (Sumber : tribunsumsel.com)

OGAN ILIR, - Dikutip dari situs tribunsumsel.com , Harga beras di sejumlah wilayah Sumatera Selatan mengalami kenaikan, termasuk di Indralaya, Ogan Ilir.

Dampaknya, stok beras di sejumlah minimarket di Ogan Ilir kosong sejak dua minggu terakhir diduga karena pembeli panic buying.

Pembeli disebut menyerbu beras kemasan 5 kilogram seharga Rp.69.500 yang dijual di sejumlah minimarket wilayah Indralaya.

Seperti di minimarket wilayah Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, sudah dua minggu terakhir stok beras kosong.

"Biasanya setiap tiga hari diantar beras kemasan 5 kilogram sebanyak 15 sampai 20 dari agen di Palembang. Sekarang, pengiriman setop dulu dan stok di sini cepat habis," kata salah seorang pegawai minimarket bernama Evi, Jumat (23/2/2024).

Evi mengaku pihak minimarket selalu meminta agen untuk mengisi stok beras yang kosong, namun sampai saat ini tak kunjung datang.

Biasanya beras yang dijual yaitu jenis premium dengan berbagai merk dan kemasan.

Menurut Evi, harga yang lebih murah dibandingkan di pasar, membuat pembeli lebih membeli beras di minimarket.

"Kemarin pas ada stok banyak, pembeli yang memborong beras karena harganya lebih murah. Tapi sekarang stok kosong karena agen masih menyesuaikan dengan harga di pasaran dan berasnya belum diantar ke kami," jelasnya.

Sementara di minimarket Kelurahan Indralaya Raya, Kecamatan Indralaya, stok beras juga kosong.

Pembeli kebanyakan mengincar beras premium kemasan 5 kilogram seharga Rp.70.000.

"Sampai hari ini stok beras kosong. Mungkin akan ada harga baru jadi kami tunggu saja dari agen," ujar pegawai bernama Ria.

Sebelumnya Bupati Panca Wijaya Akbar mengatakan kenaikan harga bahan pokok ini, dikhawatirkan akan menyebabkan panic buying kepada masyarakat Kabupaten Ogan Ilir jelang Ramadan mendatang.

Panca telah mewanti-wanti masyarakat Ogan Ilir supaya tidak panik terhadap kenaikan harga bahan pokok.

"Kami imbau kepada masyarakat di Ogan Ilir supaya tidak panic buying, terhadap kenaikan harga bahan pokok," kata Panca.

Penekanan juga disampaikan Bupati Ogan Ilir, kepada masyarakat menengah ke atas yang biasanya melakukan pembelian bahan pokok dengan skala besar.

"Kasihan dengan masyarakat menengah ke bawah, karena sangat berdampak kepada mereka. Harga sudah tinggi, barangnya juga tidak ada karena ada oknum yang panic buying," ujarnya. oganilirterkini.co.id

Artikel ini telah tayang di tribunsumsel.com dengan judul : Dampak Panic Buying, Stok Beras di Minimarket di Indralaya Kosong Sudah 2 Minggu
Readmore → Stok Beras di Minimarket di Indralaya OI Kosong Sudah 2 Minggu

Sabtu, 24 Februari 2024

Baru 2 PPK di Ogan Ilir Selesaikan Pleno Rekapitulasi Pemungutan Suara Pemilu 2024

PPK dan Panwascam Rantau Panjang menyerahkan hasil pleno rekapitulasi penghitungan suara ke KPU Kabupaten Ogan Ilir, Jumat, 23 Februari 2024. (Sumber : sumeks.co)

OGAN ILIR, - Dikutip dari situs sumeks.co , Dua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kabupaten Ogan Ilir, telah berhasil menyelesaikan proses pleno rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2024.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ogan Ilir, Masjidah mengungkapkan, dua PPK tersebut yaitu Kecamatan Kandis dan Kecamatan Rantau Panjang.

"Baru dua kecamatan di Kabupaten Ogan Ilir yang menyelesaikan proses rekapitulasi penghitungan suara," katanya, Jumat, 23 Februari 2024.

Menurut Masjidah, secara garis besar, proses rekapitulasi penghitungan suara di Kecamatan Kandis dan Rantau Panjang ini, berjalan dengan lancar sejak permulaan proses.

"Alhamdulillah, proses rekapitulasi penghitungan suara di dua kecamatan ini tidak ada kendala apapun," lanjutnya.

Kesuksesan dan kelancaran proses rekapitulasi penghitungan suara, tentunya berkat kerjasama semua pihak. Terutama dari Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjung Raja.

Kapolsek Tanjung Raja, AKP Hermansyah menyampaikan, kehadiran Polri ditengah proses rekapitulasi penghitungan suara ini, memang untuk memberikan kenyamanan.

"Kami memang bertekad untuk memberikan rasa aman kepada pihak penyelenggara Pemilu 2024, supaya lancar dalam menjalankan tugasnya," katanya.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Kecamatan Rantau Panjang, Herman Yahya, memberikan apresiasinya kepada seluruh petugas yang melaksanakan proses rekapitulasi penghitungan suara khususnya di Kecamatan Rantau Panjang.

"Alhamdulillah, kegiatan hari ini sukses tidak ada kendala apapun," ucapnya.

Herman menyebut, dasar PPK melaksanaan rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara tingkat Kecamatan Rantau Panjang ini, sesuai dengan aturan UU Nomor 17 Tahun 2017 dan Keputusan KPU Nomor 5 Tahun 2024.

Ada juga ketentuan dan keputusan Ketua KPU RI Nomor 219 Tahun 2024 tentang teknis penyelenggarsan rekapitulasi di tingkat kecamatan.

"Di Kecamatan Rantau Panjang hanya 54 TPS, jadi memang cepat proses selesainya lebih cepat," paparnya.

Herman mengatakan, saat pelaksanaan proses rekapitulasi penghitungan suara, pihaknya memberikan kebebasan kepada petugas untuk tidak memaksakan diri dalam bertugas.

"Jangan sampai dipaksakan, waktunya makan dan istirahat harus digunakan dengan baik," tambahnya. oganilirterkini.co.id

Artikel ini telah tayang di sumeks.co dengan judul : Baru 2 PPK di Kabupaten Ogan Ilir Selesaikan Pleno Rekapitulasi Pemungutan Suara Pemilu 2024
Readmore → Baru 2 PPK di Ogan Ilir Selesaikan Pleno Rekapitulasi Pemungutan Suara Pemilu 2024

Kamis, 22 Februari 2024

Tiga Komisioner Bawaslu Ogan Ilir Dihukum Terbukti Bersalah Korupsi Hibah Pilkada

Tiga orang komisioner Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir pasrah saat dijatuhi hukuman penjara kasus korupsi dana hibah kegiatan fiktif Pilkada Ogan Ilir 2021-2022. (Sumber : sumeks.co)

PALEMBANG, - Dikutip dari situs sumeks.co , Tiga orang komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ogan Ilir, pasrah saat dijatuhi hukuman penjara kasus korupsi dana hibah kegiatan fiktif Pilkada Ogan Ilir 2021-2022.

Tiga terdakwa dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor PN Palembang, Kamis 22 Februari 2023 yaitu Darmawan Iskandar mantan Ketua Bawaslu Ogan Ilir dinyatakan bersalah hingga divonis 2 tahun 8 bulan penjara.

Pidana yang sama juga dijatuhkan oleh majelis hakim terhadap terdakwa Idris sebagai Koordinator Bidang Humas Bawaslu Ogan Ilir.

Sementara, terdakwa lainnya bernama Karlina Koordinator Divisi Hukum Bawaslu Ogan Ilir dihukum sedikit lebih rendah, dengan vonis pidana 2 tahun penjara.

Majelis hakim Tipikor Palembang, diketuai Masriati menyatakan ketiganya telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara berjemaah dan perbuatan berlanjut.

Sehingga, oleh majelis hakim para terdakwa dijerat dengan pidana melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 UU nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi.

Terungkap fakta dalam pidana yang dijatuhkan kepada para terdakwa, diantaranya majelis hakim tidak sependapat dengan jerat pidana sebagaimana tuntutan jaksa Kejari Ogan Ilir.

Yang mana, pada persidangan sebelumnya jaksa meminta aga majelis hakim menuntut para terdakwa dengan pidana masing-masing 4 tahun penjara.

Lalu, majelis hakim juga tidak sependapat terhadap pasal yang menjerat ketiga terdakwa yang mana pada saat itu dalam tuntutan penuntut umum ketiga terdakwa selain dijerat Pasal 3 juga dijerat melanggar Pasal 12 huruf b Jo Pasal 18 UU nomor 20 tahun 2001 tentang korupsi.

Tidak hanya menjatuhkan hukuman pidana pokok, masing-masing terdakwa juga dihukum dengan pidana denda masing-masing Rp.250 juta subsider 3 bulan kurungan.

Selain itu, dua dari tiga terdakwa yaitu Darmawan Iskandar serta Idris dihukum pidana tambahan berupa wajib mengganti uang kerugian negara.

Untuk terdakwa Darmawan Idris dihukum pidana tambahan berupa wajib mengganti uang kerugian negara Rp.250 juta.

"Dengan ketentuan, apabila tidak sanggup dibayar selama 1 bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap maka diganti dengan pidana tambahan 5 bulan penjara," ucap hakim ketua.

Sedangkan, untuk terdakwa Idris dijatuhi pidana tambahan berupa wajib mengganti kerugian keuangan negara sebesar Rp.100 juta, dengan ketentuan pidana tambahan 3 bulan penjara.

Setelah mendengar vonis pidana tersebut, majelis hakim memberikan waktu selama 7 hari baik kepada penuntut umum serta masing-masing terdakwa menentukan sikap terima atau banding terhadap vonis pidana tersebut.

Kasi Pidsus Kejari Ogan Ilir Julindra dimintai tanggapan mengenai vonis yang lebih rendah dari tuntutan, memilih belum berani berkomentar.

"Nanti saja saya koordinasi dengan atasan terlebih dahulu," singkat Kasi Pidsus Julindra.

Diketahui, kasus ini bermula saat Bawaslu Ogan Ilir memperoleh dana hibah senilai Rp.19 miliar yang bersumber dari APBD Ogan Ilir tahun anggaran 2019 dan 2020.

Kemudian dari hasil penyidikan, bahwa diduga telah terjadi perbuatan membuat pertanggungjawaban fiktif atau mark-up terhadap pengelolaan dana hibah yang dilakukan oleh para terdakwa.

Berdasarkan laporan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumatera Selatan yang diterima Kejari Ogan Ilir menyatakan Kerugian negara yang timbul akibat perbuatan para terdakwa senilai Rp.7,4 miliar. oganilirterkini.co.id

Artikel ini telah tayang di sumeks.co dengan judul : Terbukti Bersalah Korupsi Hibah Kegiatan Fiktif Pilkada, Tiga Komisioner Bawaslu Ogan Ilir Dihukum
Readmore → Tiga Komisioner Bawaslu Ogan Ilir Dihukum Terbukti Bersalah Korupsi Hibah Pilkada

Rabu, 21 Februari 2024

Bukan Hanya Beras, Bahan Pokok Lainnya Juga Ikut Naik di Ogan Ilir

Pedagang Beras di Pasar Tradisional Indralaya. (Sumber : palpos.id)

OGAN ILIR, - Dikutip dari situs palpos.id , Masyarakat di Kabupaten Ogan Ilir keluhkan kenaikan sejumlah bahan pokok utamanya beras yang saat ini melonjak tajam.

Salah seorang pedagang manisan di Pasal Tradisional Indralaya, Amir menuturkan untuk harga beras sendiri mengalami kenaikan Rp.10.000 per karung.

Dimana untuk saat ini haraga beras 10 kilogram beda di angka Rp.145.000. Semementara untuk harga jual kiloan diangka Rp.15.000.

"Kenaikan ini sudah dari bulan Desember 2023 lalu. Mengalami kenaikan berpariasi dari Rp.5000 hingga Rp.10.000," ungkap Amir. Selasa, 20 Februari 2024.

Untuk penjualan kata Amir, saat ini masih normal. Kendati terdapat perbedaan pola pembelian oleh konsumen. Yang biasa beli karungan dengan adanya kenaikan ini terpaksa harus beli kiloan.

"Kenaikan karena panen oleh petani banyak gagal, hal itu menyebabkan stok di gudang menipis sementara untuk permintaan meningkat," katanya.

Selain beras bahan pokok lainnya yang mengalami kenaikan yakni minyak curah dari Rp.14.000 ke Rp.15.500 per kilogram.

Selain itu, sagu juga nengalami hal yang sama naik Rp.250.000 per karung 20 kilogram yang sebelumnya Rp.150.000.

Sementara bahan pokok yang belum mengalami kenaikan yakni gandum dan gula.

"Gula pasir diprediksi akan naik saat ini Rp.757.000 per karung. Perkilo Rp.15.500. Harga jual Rp.16.500," katanya.

Menurut Amir, sejumlah bahan pokok tersebut akan kembali mengalami kenaikan di bulan Romadhon mendatang.

Sementara, Salah seorang pelaku UMKM di Ogan Ilir, Dewi mengaku keberatan dan merasa susah dengan kenaikan sejumlah bahan pokok tersebut.

"Kalau bisa minta di turunkan, agar harganya normal kembali. Susah kita apalagi pelaku usaha kecil seperti saya," keluhnya. oganilirterkini.co.id

Artikel ini telah tayang di palpos.id dengan judul : Bukan Hanya Beras, Bahan Pokok Ini Turut Alamai Kenaikaan, Ramadhan Diprediksi Kian Meroket
Readmore → Bukan Hanya Beras, Bahan Pokok Lainnya Juga Ikut Naik di Ogan Ilir

Senin, 19 Februari 2024

Rekapitulasi Perolehan Suara Pemilu 2024 di Tingkat PPK se-Ogan Ilir Diskors, Sirekap Gangguan

Suasana rekapitulasi di PPK Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir. (Sumber : sumeks.co)

OGAN ILIR, - Dikutip dari situs sumeks.co , Proses rekapitulasi perolehan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Ogan Ilir, terpaksa skors.

Skorsing pelaksanaan rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2024 di tingkat PPK se-Kabupaten Ogan Ilir ini, dibenarkan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ogan Ilir, Masjidah.

Menurut Masjidah, skorsing pelaksanaan rekapitulasi perolehan suara untuk Pemilihan Presiden, DPD, dan legislatif di Kabupaten Ogan Ilir ini berdasarkan arahan KPU RI.

"Iya sesuai arahan dari KPU RI," ujarnya, Minggu malam, 18 Februari 2024.

Masjidah menyebut, bahwa penundaan proses rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2024 di Kabupaten Ogan Ilir oleh KPU RI ini, dikarenakan terjadinya gangguan pada jaringan Sirekap.

Terkait hal tersebut, KPU Kabupaten Ogan Ilir pun telah mengirimkan surat kepada seluruh PPK yang ada di Kabupaten Ogan Ilir, untuk menunda pelaksaaan rekapitulasi.

"Berdasarkan arahan dari KPU RI pada tanggal 18 Februari 2024, untuk memastikan kualitas data Sirekap yang akan digunakan untuk rekapitulasi tingkat kecamatan lebih akurat," paparnya.

Untuk itu, KPU RI juga menjadwalkan ulang pelaksanaan pleno perolehan suara Pemilu 2024 di tingkat PPK menjadi tanggal 20 Februari 2024 mendatang. 

"Bagi kecamatan yang sudah melaksanakan pleno, hendaknya diskors hingga 20 Februari 2024," tegasnya. oganilirterkini.co.id

Artikel ini telah tayang di sumeks.co dengan judul : Waduh! Rekapitulasi Perolehan Suara Pemilu 2024 di Tingkat PPK se-Ogan Ilir Diskors, Ada Apa Ya?
Readmore → Rekapitulasi Perolehan Suara Pemilu 2024 di Tingkat PPK se-Ogan Ilir Diskors, Sirekap Gangguan

Minggu, 18 Februari 2024

Usai Mahasiswi Unsri Dibegal di Tanjung Senai OI, Warga Minta Polisi Patroli Sampai Pagi

Sejumlah kendaraan melintasi jalan akses menuju Tanjung Senai, tepat di lokasi begal sadis, Kamis (15/2/2024). (Sumber : tribunsumsel.com) @oganilirterkini

OGAN ILIR, - Dikutip dari situs tribunsumsel.com , Imbas kasus begal di Tanjung Senai, Ogan Ilir yang menewaskan mahasiswi menimbulkan kekhawatiran di benak masyarakat sekitar hingga berharap polisi rutin berpatroli hingga pagi di kawasan tersebut.

Diketahui, warga khususnya di seputaran Tanjung Senai, Ogan Ilir, mengapresiasi gerak cepat polisi yang meringkus begal sadis beberapa waktu lalu.

Namun sebagian warga mengaku masih merasakan keresahan jika mengingat aksi pencurian dengan kekerasan yang menewaskan mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri) tersebut.

Anung, salah seorang warga yang biasa memancing di Tanjung Senai pada malam hari, mengaku tak berani keluar malam.

"Jadinya takut ya kalau mau mancing malam-malam. Misal ada orang mampir mau pinjam korek, ternyata begal," kata Anung, Kamis (15/2/2024).

Menurut Anung, selama ini sangat jarang terjadi pembegalan di seputaran Tanjung Senai.

Namun situasi jalan pada malam hari yang sangat lengang dan minim penerangan, dapat memicu tindak kejahatan.

"Saya sarankan polisi adakan patroli di seputaran Tanjung Senai. Kalau perlu dari malam sampai pagi," pinta Anung.

Sementara salah seorang honorer RSUD Ogan Ilir bernama Fitria, mengaku sering pulang larut malam melewati TKP begal.

Lokasi RSUD Ogan Ilir sendiri ada di dekat Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai.

Fitria mengaku menghindari lokasi kejahatan tersebut saat dinas malam dan lebih memilih melewati akses jalan lain yang lebih ramai.

"Memang sepi sekali di situ (TKP begal) kalau malam. Harusnya ada patroli malam hari," kata Fitria.

Merespon permintaan masyarakat terkait keamanan di akses jalan menuju Tanjung Senai, Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Muhammad Ilham berjanji akan menindaklanjutinya.

"Baik, nanti saya sampaikan ke anggota," kata Ilham dihubungi terpisah. oganilirterkini.co.id

Artikel ini telah tayang di tribunsumsel.com dengan judul : Usai Mahasiswi Unsri Tewas Dibegal di Tanjung Senai OI, Warga Minta Polisi Patroli Sampai Pagi
Readmore → Usai Mahasiswi Unsri Dibegal di Tanjung Senai OI, Warga Minta Polisi Patroli Sampai Pagi

Sabtu, 17 Februari 2024

Tim Penyidik Pidsus Kejari Ogan Ilir Kembali Periksa Saksi Dugaan Mafia Tanah

Kasi Pidsus Kejari Ogan Ilir, Julindra Purnama Jaya, bersama Tim Penyidik Pidsus saat melakukan pemeriksaan terhadap saksi perkara mafia tanah di Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir, Jumat, 16 Februari 2024. (Sumber : sumeks.co)

OGAN ILIR, - Dikutip dari situs sumeks.co , Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Ilir, kembali menindaklanjuti kasus mafia tanah yang terjadi di Kecamatan Indralaya Utara.

Kali ini, Tim Pidsus Kejari Ogan Ilir melakukan pemeriksaan terhadap salah satu saksi dari perkara mafia tanah di Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir.

Menurut Kasi Pidsus Kejari Ogan Ilir, Julindra Purnama Jaya, pemeriksaan yang dilakukan pihaknya ini kepada saksi dari Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan.

"Kita lakukan pemeriksaan pada Perencanaan dan Tata Hutan, Bidang Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan dalam perkara mafia tanah," terangnya, Jumat, 16 Februari 2024.

Dalam pemeriksaan tersebut, Tim Pidsus Kejari Ogan Ilir memberikan 30 pertanyaan kepada saksi perkara mafia tanah yang terjadi di Kecamatan Indralaya Utara.

"Kita tanyakan terkait Surat Keputusan penetapan kawasan hutan," paparnya.

Penyidik Kejari Ogan Ilir, sebelumnya melakukan penggeledahan terhadap dua rumah warga di Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir, pada 29 November 2023 lalu.

Julindra mengungkapkan, penggeledahan yang dilakukan ini terkait dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi penyerobotan tanah negara.

"Adapun rumah yang kami geledah adalah rumah saksi L dan rumah saksi RK, keduanya berada di Kecamatan Indralaya Utara," terangnya.

Penggeledahan tersebut dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penggeledahan Kajari Ogan Ilir Nomor : Print-399/L.6.24/Fd.1/11/2023 tanggal 7 November 2023.

Serta berdasarkan Surat Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Muara Enim Nomor : 264/Pen.Pid.B-GLD/2023/ PN Mre tanggal 16 November 2023, dan Nomor : 263/Pen.Pid.B-GLD/2023/ PN Mre tanggal 16 November 2023.

"Dari hasil penggeledahan, kami penyidik menemukan dua unit mobil dan beberapa dokumen," lanjutnya.

Sebelumnya, Kejari Ogan Ilir juga melakukan penggeledahan rumah tiga Kades di Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir.

Menurut Julindra, penggeledahan ini dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penggeledahan Kejari Ogan Ilir Nomor: Print-369/L.6.24/Fd.1/10/2023 tanggal 11 Oktober 2023.

Serta Surat Penetapan Izin Penggeledahan dari Pengadilan Negeri Kayuagung Nomor : 239/Pen.Pid/2023/PN Kag tanggal 16 Oktober 2023. Kemudian, Nomor : 240/Pen.Pid/2023/PN Kag tanggal 16 Oktober 2023.

Lalu, Nomor : 241/Pen.Pid/2023/PN Kag tanggal 16 Oktober 2023, Nomor : 242/Pen.Pid/2023/PN Kag tanggal 16 Oktober 2023, Nomor : 243/Pen.Pid/2023/PN Kag tanggal 16 Oktober 2023.

Selanjutnya, Nomor : 244/Pen.Pid/2023/PN Kag tanggal 16 Oktober 2023, dan Nomor : 250/Pen.Pid/2023/PN Kag tanggal 17 Oktober 2023.

"Penggeledahan kita lakukan terhadap rumah milik saksi-saksi dan kantor Kades, sehubungan dengan penyidikan dugaan perkara tindak pidana korupsi penyerobotan tanah negara di Kecamatan Indralaya Utara," paparnya.

Ditambahkannya, penggeledahan ini bertujuan untuk mencari dan mengumpulkan barang bukti yang berhubungan dengan kepentingan penyidikan.

Dari penggeledahan ini, Tim Penyidik Kejari Ogan Ilir berhasil menemukan beberapa dokumen serta benda dan/atau barang lain yang diduga diperoleh atau merupakan hasil dari tindak pidana.

"Hasil dari tindakan penggeledahan tersebut untuk selanjutnya dibawa ke Kantor Kejari Ogan Ilir guna dilakukan penelitian dan penyitaan nantinya," tegasnya.

Dalam penggeledahan tersebut, didampingi dan disaksikan oleh Pemerintah Desa setempat serta melibatkan personil Pengamanan Polres Ogan Ilir.

"Saat ini status ketiga Kades tersebut masih saksi," tutupnya. oganilirterkini.co.id

Artikel ini telah tayang di sumeks.co dengan judul : Tim Penyidik Pidsus Kejari Ogan Ilir Kembali Periksa Saksi Dugaan Mafia Tanah
Readmore → Tim Penyidik Pidsus Kejari Ogan Ilir Kembali Periksa Saksi Dugaan Mafia Tanah

Rabu, 14 Februari 2024

Nenek Berusia 80 Tahun di Ogan Ilir Semangat Nyoblos Menggunakan Kursi Roda

Nenek Hj fauziah (80th) datang ke TPS dengan kursi roda. (Sumber : oganilir.co)

OGAN ILIR, - Dikutip dari situs oganilir.co , Semangat untuk memilih dengan menyalurkan hak suaranya masih cukup tinggi, meski di usianya yang sudah 80 tahun dengan menggunakan kursi roda.

Ini dilakukan oleh Nenek bernama Hj Fauziah (80th) warga Jalan Guru-Guru Kelurahan Indralaya Raya Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir.

Nenek Hj Fauziah lebih memilih untuk datang ke TPS 04 RT Kelurahan Indralaya Raya. Dengan ditemani putranya Akh Lutfi, Nenek Hj Fauziah diantar ke TPS dengan menggunakan kursi roda.

"Kalau mata, pendengaran, pikirannya masih normal, hanya tubuhnya yang kurang mendukung, karena menderita penyakit sendi tulang," kata Akh Lutfi.

Makanya lanjut Akh Lutfi, ibundanya tidak mau menyalurkan hak suaranya dirumahnya, melainkan minta diantarkan ke TPS.

"Luar biasa, memang masih gagah, hanya fisiknya kurang mendukung," tukas Akh Lutfi.

Sementara di TPS 04, Hj Fauziah harus didampingi oleh putranya Akh Lutfi untuk menyalurkan hak suaranya, hingga sampai ke bilik suara. oganilirterkini.co.id

Artikel ini telah tayang di oganilir.co dengan judul : Di Ogan Ilir, Nenek Fauziah Nyoblos Menggunakan Kursi Roda
Readmore → Nenek Berusia 80 Tahun di Ogan Ilir Semangat Nyoblos Menggunakan Kursi Roda

Hari Pencoblosan Pemilu 2024, Pasar Indralaya Ogan Ilir Lengang

Pasar Indralaya Ogan Ilir, Rabu 14 Februari 2024. (Sumber : oganilir.co)

OGAN ILIR, - Dikutip dari situs oganilir.co , Hari pencoblosan Pemilu 14 Februari 2024 di wilayah Kabupaten Ogan Ilir, berlangsung aman dan tertib, dan kondusif hingga pukul 12.00 Wib, Rabu 14 Februari 2024.

Bahkan lalu lintas dan mobilitas kendaraan yang lalu lalang di Jalintim, Jalinteng terlihat cukup lengang. Begitu juga aktifitas para pedagang di kawasan Pasar Inpres Indralaya terlihat cukup lengang.

Bahkan agar para pedagang yang masih ingin tetap berjualan, dilokasi pasar disediakan TPS 01 wilayah Kelurahan Indralaya Mulya.

Pantauan dilapangan, halaman parkir Pasar Inpres Indralaya biasa dipenuhi oleh kendaraan roda dua dan empat, namun pada hari pencoblosan, jumlah kendaraan bisa dihitung dengan jari.

Begitu juga pada los pasar, banyak pedagang yang sengaja meliburkan untuk tidak berjualan, banyak toko dan los pasar yang tutup.

Hanya ada beberapa pedagang yang tetap bertahan untuk tidak berdagang dengan alasan tidak bisa memilih karena ber KTP di Lubuk Linggau, namun usaha di Pasar Inpres Indralaya.

"Aku ber KTP di Lubuk Linggau, jadi aku dak biso memilih, karena memang tidak diurus untuk pindah memilih, padahal aku sendiri wong Indralaya, tapi ber KPT Linggau," kata Udin pedagang cabai.

Berbeda dengan pengakuan ibu Erni pedagang ikan yang tetap berjualan di hari Pencoblosan, "Kebetulah aku tinggal disekitar Pasar inilah, jadi masih biso jualan, TPS nyo jugo ada di Halaman pasar inilah," kata Erni. oganilirterkini.co.id

Artikel ini telah tayang di oganilir.co dengan judul : Hari Pencoblosan, Pasar Indralaya Ogan Ilir Lengang
Readmore → Hari Pencoblosan Pemilu 2024, Pasar Indralaya Ogan Ilir Lengang

5.167 Lembar Surat Suara Lebih dan Rusak Dimusnahkan KPU Ogan Ilir

KPU Kabupaten Ogan Ilir menggelar pemusnahan surat suara Pemilu 2024 di Kabupaten Ogan Ilir. (Sumber : sumeks.co)

OGAN ILIR, - Dikutip dari situs sumeks.co , Sedikitnya 5.167 lembar surat suara dimusnahkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ogan Ilir, Selasa, 13 Februari 2024.

Pemusnahan surat suara tersebut, dilakukan terhadap kelebihan surat suara untuk Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 yang ada di Kabupaten Ogan Ilir.

Ketua KPU Kabupaten Ogan Ilir, Masjidah mengatakan, 5.167 lembar surat suara yang dimusnahkan tersebut terdiri dari berbagai surat suara pada Pemilu 2024 ini.

Adapun surat suara yang dilakukan pemusnahan tersebut, yakni, pemilihan Presiden dan Wakil Presiden sebanyak 1.126 lembar, surat suara pemilihan Anggota DPR RI sebanyak 408 lembar.

Lalu, surat suara pemilihan Anggota DPD RI sebanyak 2.695 lembar, surat suara pemilihan Anggota DPRD Provinsi Sumsel sebanyak 93 lembar, surat suara pemilihan Anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir Dapil 1 sebanyak 314 lembar.

Surat suara pemilihan Anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir Dapil 2 sebanyak 65 lembar, surat suara pemilihan Anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir Dapil 3 sebanyak 407 lembar.

Surat suara pemilihan Anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir Dapil 4 sebanyak 13 lembar, dan surat suara pemilihan Anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir Dapil 5 sebanyak 46 lembar.

Ketua KPU Kabupaten Ogan Ilir, Masjidah mengatakan, bahwa pemusnahan surat suara ini memang sudah menjadi aturan bahwa H-1 pencoblosan harus dimusnahkan.

"Surat suara yang dimusnahkan ini merupakan surat suara yang lebih dan surat suara yang rusak. Ini merupakan aturan dari KPU RI," jelasnya.

Disinggung mengenai surat suara yang sudah tercoblos, Masjidah memastikan, bahwa untuk di Kabupaten Ogan Ilir semua surat suara dijamin tidak ada masalah.

"Kami berharap pelaksanaan Pemilu di Kabupaten Ogan Ilir akan berjalan dengan lancar, damai, dan sukses," harapnya.

Masjidah juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Ogan Ilir, supaya mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2024 ini.

"Ini adalah pemilihan serentak yang melibatkan semua pihak, dan ini adalah panggungnya masyarakat. Jadi kami imbau masyarakat supaya datang ke TPS untuk menyalurkan hak suaranya," pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Ogan Ilir, Ardani mengatakan, bahwa tahapan Pemilu 2024 yang dilaksanakan di Kabupaten Ogan Ilir telah berjalan sesuai mekanisme.

"Kita meyakini bahwa pelaksanaan Pemilu 2024 di Kabupaten Ogan Ilir ini akan berjalan dengan lancar dan kondusif," ungkapnya.

Ardani menambahkan, bahwa Pemkab Ogan Ilir selalu memonitoring setiap tahapan Pemilu 2024 yang dilakukan di Kabupaten Ogan Ilir. Termasuk dengan berkoordinasi terhadap KPU dan Bawaslu.

"Hari ini kami akan melakukan pemantauan ke beberapa titik lokasi TPS, kita akan melihat langsung kesiapan di TPS tersebut," lanjutnya. oganilirterkini.co.id

Artikel ini telah tayang di sumeks.co dengan judul : 5.167 Lembar Surat Suara Dimusnahkan KPU Kabupaten Ogan Ilir, Ada Apa Ya?
Readmore → 5.167 Lembar Surat Suara Lebih dan Rusak Dimusnahkan KPU Ogan Ilir