Home

Jumat, 30 Desember 2022

Progres Jalan Tol Indralaya Prabumulih Sudah 80 Persen, Maret 2023 Bisa Dilintasi

Progres jalan tol Indralaya Prabumulih sesi 1 sudah mencapai 80 persen, ditargetkan selesai Maret 2023 dan bisa dilintasi. Hal ini terungkap saat Pj Bupati Muara Enim, Kurniawan bersama Forkopimda melakukan pengecekan, Kamis (29/12/22). (Sumber : tribunsumsel.com)

OGAN ILIR, - Progres jalan tol Indralaya Prabumulih sesi 1 sudah mencapai 80 persen hingga di akhir tahun 2022 ini.

Ditargetkan pembangunan jalan tol Indralaya Prabumulih yang merupakan ruas tol Muara Enim-Lubuk Linggau hingga Provinsi Bengkulu ini akan selesai Maret 2023 dan bisa dilintasi.

Capaian pembangunan Jalan Tol Indralaya Prabumulih ini terungkap pada saat Pj Bupati Muara Enim, Kurniawan bersama Forkopimda melakukan pengecekan pembangunan jalan tol di wilayah Kecamatan Kelekar dan Kecamatan Muara Belida hingga keluar tol Indralaya, Kabulaten Ogan Ilir, Kamis (29/12/22).

Turut mendampingi Bupati Muara Enim yakni Kapolres AKBP Andi Supriadi Sik Msi, Dandim 0404 Letkol Arh Rimba Anwar SIP MIP, Kadin Perkim Ir Ahmad Yani Herianto MM, Kadishub Junaidi, Kasat Pol PP AM Musaseq, Camat Belide Darat Zulkhaidir Siddik SSTP Msi dan sejumlah pejabat lainnya.

Menurut Site Operation Manager STA 37 PT Hutama Karya selaku kontraktor jalan tol Indralaya-Prabumulih, Ismail yang didampingi Koordinator K3 PT Hutama Karya Arlubis Ariansyah mengatakan bahwa untuk jalan tol Indralaya -Prabumulih sepanjang 65 km (sesi 1) melintasi dua wilayah Kecamatan Muara Enim yakni Kecamatan Kelekar sepanjang 4,7 Km melintasi Desa Suban dan Kecamatan Belide Darat sepanjang 4,6 Km melintasi Desa Tanjung Tiga, Desa Ibul dan Desa Gaung Asam.

"Saat ini, progres pekerjaan sudah mencapai sekitar 80 persen, dan sesuai dengan kontrak pada bulan Maret 2023 harus sudah selesai sehingga untuk lebaran mendatang jalan tol ruas sesi 1 yakni Indralaya - Prabumulih sudah bisa digunakan untuk umum," katanya.

Selain membangun jalan tol, pihaknya juga membangun rest area di Km 56. Di mana untuk rest area akan ada masjid, tenan penjualan makanan, supermarket, pujasera dan fasilitas lain seperti SPBU.

"Untuk SPBU mungkin bertahap, kita menyediakan tempat untuk pembangunan SPBU tergantung pihak ketiga nantinya," jelas Ismail.

Ditambahkan Koordinator K3 lapangan PT Hutama Karya , Arlubis Ariansyah bahwa pihaknya masih mengkebut penyelesaian ruas jalan tol Indralaya -Prabumulih.

Untuk kendala secara umum tidak ada semuanya sudah selesai terakhir adalah masalah ganti rugi.

"Untuk kendala saat ini adalah faktor cuaca jika hujan deras tentu kami akan menghentikan sementara pekerjaan dan itu tentu akan menghambat proses konstruksi dan pembangunan jalan," katanya.

Saat ini selain pengaspalan jalan, juga dilakukan konstruksi rest area di KM 56 yang merupakan satu-satunya rest area di KM 56. Semoga pembangunan jalan tol ini selesai sesuai target sehingga bisa dilalui kendaraan untuk melintas.

Sementara itu, Pj Bupati Muara Enim, Kurniawan menerangkan pengecekan ruas tol Prabumulih-Indralaya ini untuk pemetaan arus lalu lintas libur tahun baru terutama yang masuk diwilayah Kecamatan Belide Darat dan Kecamatan Kelekar.

Sebab informasinya awal 2023 ruas tol Prabumulih- Indralaya sudah bisa dilalui.

Namun mendengar penjelasan dari pihak PT Hutama Karya bahwa proses pengerjaan masih ada kendala seperti pengaruh hujan dan lainnya.

"Dan mudah-mudahan jalan tol tersebut selesai Maret 2023 dan dibuka untuk masyarakat umum," katanya.

Dan ketika ditanya masalah progres tol sesi II ruas Prabumulih - Muara Enim, Kurniawan menjelaskan bahwa ini masih proses pembebasan lahan masyarakat yang baru mencapai 8-10 persen dan Pemkab Muara Enim masih menunggu informasi lebih lanjut dari pemerintah pusat.

"Harapan kita, mudah-mudahan untuk jalan tol Prabumulih-Muara Enim kedepan terus berlanjut sehingga jarak tempuh ke Palembang semakin cepat," katanya.

Untuk itu, pihaknya menghimbau agar masyarakat mendukung pembangunan jalan tol ini agar bisa selesai tepat waktu. Jalan tol ini merupakan program strategis nasional dari pemerintah pusat. oganilirterkini.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar