Home

Minggu, 11 Juni 2023

Pamit Jajan, Remaja Putri 16 Tahun Asal Indralaya Menghilang Sudah 10 Hari, Sempat Terima Transferan

Rasandare atau dipanggil Nanda, remaja Putri 16 tahun asal Indralaya Utara, Ogan Ilir, menghilang dari rumah sejak Sabtu (27/5/2023) lalu. (Sumber : sripoku.com)

OGAN ILIR, - Rasandare atau dipanggil Nanda, remaja Putri 16 tahun asal Indralaya Utara, Ogan Ilir, menghilang dari rumah sejak Sabtu (27/5/2023) lalu.

Setelah lebih dari 10 hari menghilang, Nanda tak kunjung kembali dan keluarga pun telah melapor kepada pihak kepolisian.

Amin, paman Nanda menuturkan, keponakannya itu pamit pada bibinya hendak belanja ke warung.

"Waktu itu hari Sabtu sekitar pukul 14.30 WIB, Nanda mau jajan katanya, kebetulan dia pamit sama bibinya, istri saya, tapi tidak bilang mau jajan ke mana," ungkap Amin saat ditemui di kediamannya di Lorong Padang Guci, Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, Kamis (8/6/2023) petang.

Lebih dari satu jam pamit jajan, keluarga curiga Nanda tak pulang-pulang sehingga bergegas mencari siswi kelas 1 SMA tersebut.

Sehari sebelum Nanda menghilang atau tepatnya pada Jumat (26/5/2023), Amin mengatakan bahwa istrinya mendapat transfer dana dari seseorang berinisial GN.

"Istri saya terima transfer dana Rp 50 ribu dari GN sehari sebelum keponakan saya menghilang, karena transfer itulah jadinya curiga ke GN," ujar Amin.

Keluarga lalu menelusuri identitas GN yang ternyata seorang pengemudi becak motor yang biasa mangkal di wilayah Indralaya Utara.

Kecurigaan keluarga semakin kuat karena semenjak Nanda menghilang, GN juga tak ada di rumahnya.

Amin menuturkan, berdasarkan pengakuan keluarga GN, yang bersangkutan pergi entah ke mana.

Pencarian terhadap GN bahkan dilakukan hingga ke wilayah Way Kanan, Provinsi Lampung.

"Karena katanya si GN itu pernah tinggal di sana dan ada kerabat di situ," tutur Amin.

Pihak keluarga kini sedang menantikan tindak lanjut dari Polres Ogan Ilir untuk menemukan Nanda.

Amin menyampaikan bahwa pihak keluarga sangat berharap Nanda kembali atau ditemukan.

Jika ada pihak yang ternyata membawa kabur Nanda, pihak keluarga ingin pelaku dihukum sesuai aturan yang berlaku.

"Dengan hilangnya Nanda, kami sekeluarga bisa dikatakan sangat rapuh. Kami mencoba tegar dan berharap Nanda bisa kembali dan ceria seperti semula," ucap Amin.

Nanda merupakan anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Rahmat Joni dan Eni Yuliarti.

Seingat pihak keluarga saat terakhir meninggalkan rumah, Nanda yang memiliki ciri-ciri kulit putih, alias kiri ada tahi lalat dengan tinggi sekitar 160 cm itu mengenakan kaos hitam lengan panjang.

Bagi yang mengetahui keberadaan Nanda, dapat menghubungi nomor telepon 0853 6716 0406 atau 0896 0374 8349 atas nama Amin.

"Atau bisa juga menghubungi kantor polisi terdekat. Besar harapan kami Nanda dapat kembali karena keluarga terutama ibunya sangat kehilangan," kata Amin. oganilirterkini.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar