Home

Minggu, 13 Agustus 2023

Warga Simpang Pelabuhan Dalam Ogan Ilir Mengeluh Air PDAM Tak Mengalir, Padahal Sudah Bayar

Warga Desa Simpang Pelabuhan Dalam terpaksa menggunakan air rawa yang kualitasnya buruk, Kamis (10/8/2023). (Sumber : tribunsumsel.com)

OGAN ILIR, - Warga Dusun III Desa Simpang Pelabuhan Dalam di Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir, mengeluhkan air PDAM Tirta Ogan yang tak mengucur.

Bukan sehari dua hari, warga tak bisa menikmati air bersih selama beberapa bulan, bahkan ada yang hampir dua tahun.

Sri Sulastri, seorang warga Simpang Pelabuhan Dalam mengaku tak menikmati air bersih dari PDAM Tirta Ogan.

Padahal dirinya sudah membayar biaya pemasangan instalasi pipa sebesar Rp 250 ribu.

"Saya bayar lewat mantan Sekdes sebesar Rp 250 ribu. Tapi setelah pipa dipasang, airnya tidak pernah mengalir," kata Sri saat ditemui di kediamannya, Kamis (10/8/2023).

Menurut Sri, tak hanya dirinya, puluhan hingga ratusan warga Simpang Pelabuhan Dalam juga mengalami hal serupa.

Untuk memenuhi kebutuhan mandi cuci kakus (MCK), Sri terpaksa mengambil air rawa di belakang rumahnya yang kualitasnya buruk.

Warna air yang tak bening bahkan kadang berbau, terpaksa digunakan untuk mandi dan mencuci pakaian.

"Kalau minum, saya pakai air galon. Padahal kami sudah bayar biaya pemasangan, tapi airnya mana," keluh Sri.

Selain Sri, ada warga Simpang Pelabuhan Dalam lainnya yang mengeluhkan kesulitan air bersih sejak satu tahun lalu.

Warga pun mempertanyakan ke mana biaya pemasangan instalasi PDAM tersebut.

"Kami minta kejelasan ke mana uang kami, lebih baik dikembalikan. Apalagi kalau disuruh bayar tagihan air tiap bulan, saya tidak mau," kata Sri.

Sementara mantan Sekdes Simpang Pelabuhan Dalam, Alex Firmansyah membenarkan bahwa biaya pemasangan instalasi pipa sebesar Rp 250 ribu.

"Waktu itu biaya dipungut lewat RT masing-masing. Dan biaya Rp 250 ribu sudah dirapatkan terlebih dahulu, disetujui oleh warga," kata Alex.

Alex mengaku tak tahu kelanjutan langganan air bersih dari PDAM Tirta Ogan karena dirinya hanya bertugas mendata warga.

"Kami hanya mencatat bahwa waktu itu ada lebih dari 100 orang ingin berlangganan air bersih dari PDAM," ujar Alex.

Pihak PDAM Tirta Ogan pun angkat bicara perihal distribusi air bersih yang mandek di Desa Simpang Pelabuhan Dalam.

Kabag Administrasi PDAM Tirta Ogan, Ikrom mengungkapkan bahwa pihaknya memang pernah menerima laporan dari warga Pemulutan mengenai pelayanan air bersih.

Mengenai keluhan warga Desa Simpang Pelabuhan Dalam, Ikrom mengatakan bahwa PDAM Tirta Ogan memerlukan informasi detil dan data pelanggan.

"Biar lebih bisa memastikan di lapangan, apakah itu pelayanan kami yang kurang maksimal atau ada kendala yang lain. Di setiap wilayah kecamatan ada unit dan bisa melapor ke sana," kata Ikrom. oganilirterkini.co.id

Artikel ini telah tayang di tribunsumsel.com dengan judul : Warga Simpang Pelabuhan Dalam Ogan Ilir Mengeluh Air PDAM Tak Mengalir, Padahal Sudah Bayar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar