Home

Kamis, 17 Juli 2025

Heboh ! Operator TU SD di Indralaya Ogan Ilir Lolos PPPK Meski Setahun Tak Masuk Sekolah

Operator TU SD di Indralaya Lulus PPPK Walau 1 Tahun Tak Aktif Masuk Kerja di Sekolah. (Sumber : koranpalpres.com)

OGAN ILIR, - Dikutip dari koranpalpres.com , Diam-diam masalah operator TU SD Indralaya lulus PPPK meskipun 1 tahun tidak aktif masuk kerja di Sekolah sudah dilaporkan ke BKPSDM Pemkab Ogan Ilir.

Namun, sejak beberapa waktu lalu dilaporkan masalah ini ke BKPSDM Ogan Ilir, hal ini belum juga ditindaklanjuti.

Sehingga hal tersebut melatarbelakangi M Toyo meminta awak media untuk mengangkat masalah ini.

"Jika tidak ada kejelasan juga dari pihak BKPSDM Ogan Ilir, masalah ini akan kita laporkan ke pihak Inspektorat Ogan Ilir," ungkapnya, Rabu 16 Juli 2025.

Terpisah, Kepala BKPSDM Ogan Ilir, Wilson Efendi membenarkan, ada laporan warga terkait operator TU SD Indralaya lulus PPPK meskipun 1 tahun tidak aktif masuk kerja di Sekolah.

"Kenapa kita terima lamaran PPPK nya, karena ada surat pernyataan pengalaman kerja oleh Kepala Sekolahnya, itu dicap dan dibubuhi materai," ungkapnya.

"Itulah kami terima lamarannya, yang lain-lain lengkap semua si J ini, kemudian kita umumkan, dan ada masa sanggah, namun tidak ada yang menyanggah," paparnya.

Ketika mengikuti tes PPPK lanjut Wilson, si J ini lulus, dan tidak ada juga sanggahan dari pihak mana pun.

"Tidak ada permasalahan soal lamaran J ini, kan tidak ada lagi absensi pas lamaran, surat pernyataan itulah yang dari Kepala sekolah di atas materai," tegasnya.

"Jadi terkait laporan itu, jawaban kami demikian. Nanti akan kami pelajari lagi, yang pasti dasar kami menerima berkas lamarannya sudah lengkap," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, M Toyo, penjaga sekolah di salah satu SDN di Indralaya, Ogan Ilir angkat suara terkait hal kurang wajar di sekolahnya.

Warga Desa Penyandingan, Kecamatan Indralaya,  Ogan Ilir itu menyoalkan guru TU di sekolah tersebut berinisal J yang bisa lulus PPPK tahun 2025.

Padahal beber Toyo, guru TU tersebut tidak memenuhi syarat untuk ikut tes PPPK, karena masa kerjanya terputus 1 tahun.

Sedangkan salah satu syarat untuk ikut tes PPPK itu, wajib bekerja selama 2 tahun lamanya.

"J ini tahun 2023 sempat berhenti dan bekerja di Batam, pulang lagi mendengar adanya penerimaan PPPK pada tahun 2024, kan jedahnya 1 tahun," ungkapnya.

Lebih lanjut Toyo merincikan bahwa pada Juni 2023, J ini keluar dari SD 15, masuk lagi Juni 2024.

"Selama terputus ini, laporan bulan dia (J) kosong dan hal ni dibenarkan oleh Kepala Sekolah SD kami," tegasnya.

Yang jadi pertanyaan M Toyo, kenapa Kepala Sekolah Ini menandatangi surat bahwa J ini aktif bekerja?.

Surat ini menjadi salah satu syarat atau berkas yang diajukan untuk mengikuti tes PPPK tahun 2025.

Dari alasan Kepala Sekolah, kata Toyo, J ini memang tidak masuk sekolah atau kerja selama satu.

Tapi, J kata Kepala Sekolah tetap menjalankan tugas sekolah tanpa masuk kerja atau tanpa datang ke Sekolah.

"Ini kan tidak masuk akal, artinya Kepala Sekolah ini ada main dengan pemberkasan J ini, dibantunya J ini untuk melengkapi berkas persyaratan PPPK," terangnya.

Sedangkan dirinya, lanjut Toyo sudah bekerja sejak tahun 2010 sebagai penjaga sekolah tersebut.

"Dulu, bukan zaman Kepala Sekolah sekarang, saya pernah melengkapi data melalui online, tapi nama saya tidak masuk database. Saya bingung, J masa kerja, lama saya, sedangkan J dari tahun 2019 dan sempat terputus juga. Kok bisa ikut tes PPPK," pungkasnya. oganilirterkini.co.id

Artikel ini telah tayang di koranpalpres.com dengan judul : Heboh! Operator TU SD Lolos PPPK Meski Setahun Tak Masuk Sekolah, Ini Kata BKPSDM Ogan Ilir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar