Home

Minggu, 21 Januari 2024

Pilu Nasib 2 Wanita Paruh Baya di OI, Kehilangan Tempat Tinggal Usai Rumah Roboh Diterjang Banjir

Kupik dan Kendot warga di Dusun 5, Desa Ibul Besar II, Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir, harus mengungsi akibat rumah mereka roboh akibat diterjang banjir, Jumat (19/1/2024). (Sumber : sripoku.com)

OGAN ILIR, - Dikutip dari situs sripoku.com , Dua perempuan paruh baya di Dusun 5, Desa Ibul Besar II, Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir, harus mengungsi akibat rumah mereka roboh akibat diterjang banjir.

Asia alias Kupik (50th) dan Kendot (45th) mengaku merasa tak enak tinggal di rumah orang.

Namun keduanya tak punya pilihan, sebab rumah mereka roboh akibat tiang penyangga rumah roboh sehingga rumah mereka miring.

Pantauan di lokasi rumah yang terbuat dari kayu itu posisinya miring akibat tiang penyangga di bagian belakang dan sebagain depan rumah sudah patah.

Mirisnya lagi, rumah yang hampir ambruk itu juga terendam banjir.

Kupik menuturkan, sudah dua dua minggu lebih rumahnya ambruk dan dia tak punya pilihan selain menempati rumah tersebut.

"Rumah ambruk gara-gara air pasang dan pondasinya sudah tidak kuat. Kejadiannya waktu dinihari," kata Kupik saat ditemui di kediamannya, Jumat (19/1/2024).

Begitu rumah ambruk, kedua penghuni lantas meminta pertolongan keluarga dan warga sekitar.

Setelah kejadian itu, dua penghuni rumah memilih mengungsi ke rumah keluarga dan kerabat.

"Saya sebenarnya tidak enak numpang di rumah orang. Tapi terpaksa karena kalau tetap di rumah takut digigit ular air," ujar Kupik.

Selama 20 tahun mendiami rumah sederhana berukuran 16 meter persegi itu, Kupik mengaku baru kali ini kediamannya ambruk.

Dia berharap pemerintah dapat memberikan bantuan, paling tidak untuk mengganti pondasi rumah yang telah patah.

Sementara Kendot menyebut sejauh ini bantuan yang diterima hanya dari pihak kepolisian setempat berupa paket sembako.

"Alhamdulillah dapat sembako. Tapi besar harapan kami bisa dapat bantuan bedah rumah," ucap Kendot.

Sementara itu dari pihak pemerintah desa setempat telah mendata dan melaporkan peristiwa rumah ambruk Pemkab Ogan Ilir.

Kepala Dusun 5 Desa Ibul Besar II, Ismail menyebut laporan tersebut disampaikan melalui Dinas Sosial Kabupaten Ogan Ilir.

"Tinggal menunggu aksi saja karena sudah ada BPBD dan polisi yang meninjau ke lokasi," ungkap Ismail dihubungi terpisah.

Ismail menyebut dua bersaudara penghuni runah ambruk memang tergolong warga tak mampu karena hanya bekerja menjadi buruh cuci.

"Namanya buruh cuci, kadang dapat pelanggan, kadang tidak. Mau makan saja susah dua orang itu, bagaimana mau renovasi rumah. Makanya kami ajukan bantuan ke Pemkab," kata Ismail. oganilirterkini.co.id

Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul : Pilu Nasib 2 Wanita Paruh Baya di OI, Kehilangan Tempat Tinggal Usai Rumah Roboh Diterjang Banjir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar