Home

Kamis, 09 Mei 2024

Prediksi LKPI di Pilkada Sumsel, Pemilih Prabowo-Gibran akan Beralih ke Herman Deru

Pemilih Herman Deru pada Pilkada Sumsel tahun 2024 ini, diprediksi akan berasal dari pemilih pasangan Presiden dan Wapres, Prabowo-Gibran

OGAN ILIR, - Lembaga Kajian Publik Independen (LKPI) memprediksi, bahwa pemilih Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024 lalu, justru akan memilih Calon Gubernur Sumsel, Herman Deru, di Pilkada Sumsel nanti.

Direktur Eksekutif LKPI, Arianto mengatakan, kuatnya pemilih Prabowo-Gibran menjatuhkan pilihan pada mantan Bupati OKU Timur dua periode ini, secara statistik angkanya tergolong signifikan.

Salah satu alasan pemilih menjatuhkan pilihannya kepada Herman Deru adalah karakter atau sifat Herman Deru yang dipersepsikan pemilih sama dengan Prabowo-Gibran.

Diantara parameter survei tersebut, adalah sifat perhatian pada rakyat, sudah ada bukti nyata hasil kerjanya dan ramah serta mudah ditemui masyarakat serta suka blusukan.

"Sejak masih menjabat sebagai Gubernur Sumsel, sampai sudah melepaskan jabatannya sebagai Gubernur Sumsel, pemilih Prabowo-Gibran mayoritas masih menjatuhkan pilihannya kepada Herman Deru," paparnya, Rabu, 8 Mei 2024.

Arianto menyebut, kalau di statistik disebut sebagai tabulasi yang artinya ketika responden menjawab pilihannya pada salah satu calon paslon presiden dan wakil presdiden, yang kemarin bertarung dan ditanyakan juga pilihan calon gubernur.

Perolehan hitung suara Pilpres di Sumsel adalah Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (18,6 %), Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka (69,8 %), Ganjar Pranowo-Mahfud MD (11,6 %).

Khusus pemilih Prabowo Subianto-Gibran (69,8 %) tersebut, ada 73,8 % pemilih menjatuhkan pilihan ke Calon Gubernur, Herman Deru.

Lalu, Mawardi Yahya (9,9 %), Heri Amalindo (6,2 %) dan Tidak tahu/tidak jawab (10,1 %). Artinya, efek Prabowo-Gibran lebih dominan ke Herman Deru pemilihnya, bukan ke calon lain.

"Ada korelasi positif (linear) antara pemilih Prabowo-Gibran dengan Calon Gubernur Herman Deru ketimbang Calon Gubernur lainnya," kata dia.

Lebih lanjut dikatakan lulusan terbaik Magister Ilmu Komunikasi Politik ini, limpahan suara pemilih  Prabowo-Gibran mengalir kuat ke Herman Deru, meskipun partai politiknya berbeda.

Faktor figur atau sosok Herman Deru sebagai perhatian pada rakyat, justru menghapus semua persepsi yang dibangun lawan-lawan kompetitornya.

Terutama pada pilihan partai politik yang berbeda dan suku atau etnis. Hal ini terlihat dari sebaran pemilih dari partai politik dengan pilihan calon gubernur.

Mayoritas di atas 50 persen pemilih partai politik, menjatuhkan muara pilihan Calon Gubernur pada Herman Deru. Kondisi ini merupakan salah satu indikator bahwa Herman Deru sangat dinamis menarik pemilih dari partai politik manapun.

"Meskipun Herman Deru sebagai Ketua DPW Partai Nasdem, tetapi sebaran pemilih partai politik lainnya lebih besar memilih Herman Deru. Angkanya juga cukup fantastis, di atas 50 persen pemilih partai politik lainnya memilih Herman Deru sebagai Calon Gubernur," katanya.

Ritme elektabilitas sebaran partai politik ini, lanjut Arianto, bisa dipertahankan bahkan meningkat kalau dilihat dari trend elektabilitas sebaran pemilih ke Herman Deru, meskipun tidak lagi menjabat sebagai Gubernur Sumsel.

Disinggung terkait elektabilitas, Herman Deru saat ini, Arianto menjelaskan, Herman Deru masih unggul dari calon gubernur yang akan maju pada Pilkada Sumsel. Keunggulan elektabilitas Herman Deru masih signifikan secara statistik meskipun sudah tidak lagi menjabat sebagai Gubernur Sumsel. oganilirterkini.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar