Home

Jumat, 17 Juli 2026

Tim Manggala Agni Berjibaku Padamkan Kebakaran Lahan di Pemulutan Ogan Ilir

Anggota Manggala Agni Daops Sumatera XIV/Banyuasin saat berjibaku mengarahkan moncong selang air untuk memadamkan kobaran api yang membakar lahan gambut di Desa Simpang Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Kamis (16/7/2026) sore. Kendati dihadapkan pada risiko tinggi akibat kepungan asap pekat dan arah angin yang tidak menentu, petugas tetap bertahan melakukan penyekatan agar api tidak semakin meluas. (Sumber : sripoku.com)
 
OGAN ILIR, - Dikutip dari sripoku.com , Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda wilayah Kabupaten Ogan Ilir. Kali ini, titik api terpantau berkobar hebat di kawasan rawa Desa Simpang Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan, Kamis (16/7/2026) sore.

Mendapat laporan adanya kebakaran, Tim Manggala Agni langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan penanggulangan secara taktis.

Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan Lahan (PPIKHL) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengonfirmasi bahwa personel di lapangan tengah berjibaku menahan laju perambatan api.

"Kebakaran lahan di Desa Simpang Pelabuhan Dalam dilaporkan mulai berkobar sore ini sekitar pukul 16.00 WIB. Saat ini tim gabungan masih berupaya keras melakukan pemadaman di titik lokasi," kata Ferdian kepada wartawan, Kamis (16/7/2026).

Berdasarkan dokumentasi lapangan, upaya pemadaman berlangsung dramatis.

Para personel Manggala Agni dari Daerah Operasi (Daops) Sumatera XIV/Banyuasin harus bertaruh nyawa menghadapi langsung kobaran api yang membubung tinggi ditiup angin kencang.

Dengan menggunakan peralatan pemadam jinjing serta membentangkan selang air sepanjang ratusan meter, para petugas bahu-membahu menembus kepulan asap pekat di tengah kepungan vegetasi semak belukar yang kering dan mudah terbakar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang belum dapat memastikan luasan total lahan yang hangus terbakar karena proses lokalisasi api masih berlangsung.

"Fokus utama kami saat ini adalah melakukan pemadaman basah secara menyeluruh serta membuat sekat bakar (firebreak) di sekeliling area terdampak. Langkah ini sangat krusial agar lidah api tidak terus meluas mendekati pemukiman warga atau jalur transportasi utama," jelas Ferdian.

Kondisi cuaca panas ekstrem disertai tiupan angin kencang menjadi tantangan terbesar bagi petugas di lapangan dalam menjinakkan si jago merah. oganilirterkini.co.id

Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul : Tim Manggala Agni Berjibaku Padamkan Kebakaran Lahan di Pemulutan Ogan Ilir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar