Kabut asap menyelimuti wilayah Ogan Ilir pada Sabtu (19/9/2026) pagi. Meski sudah diguyur hujan berjam-jam, namun kualitas udara di Ogan Ilir masih tidak sehat pada, Rabu (23/9/2026). (Sumber : sripoku.com)
OGAN ILIR, - Dikutip dari sripoku.com , Hujan mengguyur wilayah Ogan Ilir selama kurang lebih lima jam, pada Selasa (22/9/2026) malam.
Namun data pada Rabu (23/9/2026) pagi menyebutkan kualitas udara di Ogan Ilir masih tergolong tidak sehat.
Data tersebut dikeluarkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan.
Seperti diketahui, pencemaran udara ini akibat asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Kualitas udara di Ogan Ilir yang tidak sehat, ditandai dengan kandungan partikel PM2,5 mencapai angka 188.
Kemudian kandungan partikel PM10 di angka 116.
"Data hari ini, kualitas udara di Ogan Ilir masuk kategori tidak sehat," terang Kalaksa BPBD Ogan Ilir, Edi Rahmat, Rabu (23/9/2026).
Dijelaskannya, PM10 adalah materi partikulat padat atau cair dengan diameter 10 mikrometer atau kurang dan materialnya lebih besar serta kasar.
Sementara PM2,5 materialnya sangat halus.
"Kandungan partikel ditandai warna kuning di angka 101 hingga 200 itu termasuk tidak sehat. Dan hari ini masih terjadi di Ogan Ilir," papar Edi.
Turunnya hujan tidak serta-merta membuat aktivitas pencegahan kebakaran lahan terhenti.
Mengingat intensitas hujan masih rendah, lahan basah bekas diguyur air dapat mengering dalam waktu relatif singkat.
Begitu lahan kering, percikan api dapat dengan mudah merambah ke area lain.
"Sehingga harus tetap waspada. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar," kata Edi mengingatkan. oganilirterkini.co.id
Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul : Sudah Turun Hujan Berjam-jam, Kualitas Udara di Ogan Ilir Masih Masuk Kategori Tidak Sehat

Tidak ada komentar:
Posting Komentar