Home

Senin, 23 Agustus 2021

Terkait Kasus Intimidasi Wartawan, DPRD Ogan Ilir Akan Panggil Kades Tanjung Agas

OGAN ILIR, - DPRD Kabupaten Ogan Ilir akan memanggil Kepala Desa Tanjung Agas untuk dimintai keterangan terkait tindakannya yang telah melakukan intimidasi terhadap seorang wartawan perempuan yang sedang bertugas untuk mencari informasi saat liputan Program Pembagunan Desa.

"Ya, nanti kami akan panggil kepala desa tersebut untuk dimintai keterengan secara mendalam," ujar Zahruddin selaku Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Ogan Ilir, Bidang Pemerintahan, Minggu (22/8/21).

Zahruddin menyayangkan sikap arogan yang ditunjukan Kepala Desa Tanjung Agas tersebut, "Sebagai Kepala Pemerintahan Desa, tidak sepatutnya berkata dan kasar terhadap wartawan/jurnalis," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, RS seorang wartawan didampingi kuasa hukumnya Viktor, telah melaporkan Kepala Desa Tanjung Agas NZ Ke Mapolres Ogan Ilir.

RS mengungkapkan, kejadian berawal saat dirinya dan rekan wartawan lainnya akan menemui Kades setempat untuk mengetahui kegiatan dan program di desa tersebut pada Senin (9/8/21) lalu.

"Awalnya pagi hari kami ingin konfirmasi terkait kegiatan rencana di Desa Tanjung Agas dan menemui Kades NZ di kediamannya, namun istri Kades menyebutkan jika kades sedang tidak berada di rumah," tuturnya.

Namun, lanjutnya, saat lewat rumah Kades, pada sore harinya, dia melihat Kades sedang menerima tamu di teras rumahnya.

Sempat menyapa saat tiba di rumah Kades, lanjut RS, namun kedatangan dirinya untuk menanyakan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis masyarakat (PAMSIMAS) di Desa itu diduga membuat Kades tidak senang. Hal itu terlihat dari ekspresi Kades yang kelihatan emosi.

"Kades itu diduga tidak senang. Tanya saja sama wartawan lain, sepertinya sering sekali kalian memantau pekerjaan ini, kita ini sering ketemu di kantor Camat. Kalau mau uang bilang saja, tidak perlu cari-cari kesalahan. Untung saja anda perempuan, kalau tidak mungkin lain ceritanya," ujar RS menirukan ucapan NZ saat itu.

Tidak sampai di situ, tambah RS, saat dirinya hendak pulang dan memeriksa keberadaan plang informasi terkait proyek PAMSIMAS senilai Rp.250 juta tersebut, dirinya dibuat terkejut saat mengetahui bahwa oknum Kades tersebut mengikuti dirinya dari belakang menggunakan sepeda motor.

"Awas saja kalau jadi berita, kamu tanggung jawab," cerita RS. @oganilirterkini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar