Home

Minggu, 05 September 2021

Tunjangan Guru Honorer di Sumsel Belum Cair

Ilustrasi uang

PALEMBANG, - Dinas Pendidikan Pemprov Sumsel hingga kini belum dapat mencairkan tunjangan kepada 9.335 guru honorer tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA/SMK).

Pj Sekda Sumsel, Suman Asra Supriono, mengatakan telah meminta Dinas Pendidikan Pemprov Sumsel agar mempercepat proses pencairan tunjangan yang terlambat itu. Prioritaskan pada data rekening yang valid.

"Saya sudah minta Disdik selesaikan data rekening yang tidak bermasalah dulu. Bagi yang masih butuh perbaikan maka serahkan ke sekolah masing-masing," katanya, Jumat (3/9/21).

Menurutnya, 9.345 guru honorer tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Kejuruan di Sumsel belum menerima tunjangan karena banyak rekening yang sudah mati, habis masa tenggang, dan belum memiliki rekening pribadi.

"Validasi penting dilakukan agar uang dapat diterima secara tepat sasaran. Ini yang menyebabkan terhambat," katanya.

Supriono berharap masalah ini dapat secepatnya diselesaikan oleh Disdik dan kejadian tersebut tidak terulang kembali di kemudian hari.

Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Riza Fahlevi, mengatakan akan berupaya secepatnya menyelesaikan masalah tunjangan guru honorer tersebut. Menurutnya, dana tunjangan itu mencapai Rp 21 miliar dari anggaran tahun 2021.

"Jadi sekarang kita minta guru honorer segera melakukan validasi data nomor rekening pribadi. Mudah-mudahan beberapa hari ini ada kepastiannya," katanya. @oganilirterkini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar