Kondisi jalan perhubung antardesa dan kecamatan di Payaraman pada Minggu (12/4/2026) siang. Warga minta perbaikan jalan digarap secepatnya. (Sumber : tribunsumsel.com)
OGAN ILIR, - Dikutip dari tribunsumsel.com , Tiga ruas jalan di Kecamatan Payaraman, Ogan Ilir, kondisinya saat ini jauh dari kata laik. Jalanan tak hanya bergelombang dan berlubang, namun juga berlumpur dan penuh dengan sedimen tanah.
Ketiga ruas jalan tersebut di antaranya ruas Payaraman–Rengas, Seri Kembang–Rengas, dan ruas jalan yang ada di Desa Lubuk Bandung.
Seorang warga asal Desa Rengas bernama Suhandi mengungkapkan bahwa wilayah tempat tinggalnya terkurung ruas jalan rusak.
"Mau ada urusan ke kecamatan (Payaraman), sekarang ini rasanya tidak sanggup melintas karena jalanan rusak," kata Suhandi, Minggu (12/4/2026).
Dikatakannya, tiga ruas jalan tersebut pada dasarnya memang mengalami kerusakan. Dan dalam sepekan terakhir, sudah empat kali hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Payaraman dan sekitarnya.
"Jadilah kerusakan jalan semakin parah dan semuanya seperti kubangan hewan," ungkap Suhandi.
Bahkan di ruas Seri Kembang–Rengas, jalan nyaris putus karena sepanjang 20 meter digenangi air. Warga berharap penanggulangan kerusakan dapat dilakukan sesegera mungkin, sebab ketiga ruas jalan tersebut merupakan urat nadi perekonomian warga.
"Minimal jalan diperkeras agar bisa dilalui. Kalaupun anggaran pemerintah terbatas, warga siap gotong-royong bantu kerja," ucap Suhandi.
Keluhan soal jalan rusak ini telah sampai ke Pemkab Ogan Ilir. Perbaikan jalan sebenarnya sudah terjadwal setelah Lebaran Idul Fitri lalu, namun terkendala oleh tingginya curah hujan dalam beberapa minggu terakhir.
"Alat berat kita sudah siap. Insya Allah secepatnya (kerusakan jalan) ditanggulangi," kata Kepala Dinas PUPR Ogan Ilir, H. Ruslan. oganilirterkini.co.id
Artikel ini telah tayang di tribunsumsel.com dengan judul : Akses Ekonomi Nyaris Putus, Warga Payaraman Ogan Ilir Keluhkan Jalan Rusak yang Penuh Lumpur

Tidak ada komentar:
Posting Komentar